Solusi Peningkatan Transmisi Kamera Bawah Layar: Analisis Mendalam tentang Material Baru dan Teknologi Penataan

2025.03.20
Seiring makin maraknya penggunaan ponsel pintar layar penuh, teknologi kamera di bawah layar telah muncul sebagai titik fokus dalam industri ini. Inti dari kemajuan teknologi saat ini adalah meningkatkan transmisi kamera sekaligus menjaga integritas layar. Artikel ini akan membahas solusi terbaru dari penerapan teknologi baru dan teknologi pengaturan piksel.
Akar Dilema Transmisi
Layar tradisional terdiri dari beberapa lapisan, termasuk unit piksel, substrat, filter warna, yang harus dilalui cahaya untuk mencapai kamera sensor. Akan tetapi, lapisan emisi dan lapisan pemblokiran layar OLED menyerap sebagian cahaya, sehingga menghasilkan transmitansi hanya 30%-40%, yang secara langsung memengaruhi kualitas gambar. Oleh karena itu, untuk meningkatkan transmitansi, diperlukan terobosan dalam desain struktural dan struktural.
Aplikasi Material Baru: Mendobrak Batas Fisik
Teknologi OLED Transparan: Pada layar OLED tradisional, elektroda logam menghalangi cahaya. OLED transparan mengganti elektroda logam dengan indium tin oxide (ITO) dan mengoptimalkan bahan lapisan emisi, meningkatkan transmitansi hingga 60%-70%. Misalnya, teknologi "ClearView" terbaru dari Samsung menggunakan elektroda nano-transparan dan bahan kemasan dengan transmitansi tinggi untuk memberikan jalur yang lebih jelas bagi area kamera sambil mempertahankan kecerahan layar.
Pelapisan Optik Skala Nano: Dengan melapisi permukaan layar dengan lapisan silikon dioksida atau oksida skala nano, pantulan cahaya dapat dikurangi dan daya pancar ditingkatkan. Pengujian oleh laboratorium Huawei menunjukkan bahwa teknologi ini dapat meningkatkan daya pancar hingga 8%-12%, sekaligus menawarkan ketahanan sidik jari dan kinerja anti gores.
Rangkaian Lensa Mikro: Penanaman rangkaian lensa mikro antara layar dan sensor dapat menyebarkan cahaya ke sensor. Paten Apple menunjukkan bahwa teknologi MLA dapat meningkatkan transmisi efektif hingga lebih dari 20%, sehingga meningkatkan pencitraan secara signifikan, terutama di lingkungan dengan cahaya redup.
Teknologi Penataan Piksel: Kunci Optimasi Struktural
Susunan Kotak-kotak (Pola Kotak): Susunan "berlian" tradisional berubah menjadi piksel hitam dan putih yang bergantian di area bawah layar, mengurangi area lapisan pemblokiran. Xiaomi MIX mengadopsi skema ini, yang meningkatkan transmitansi hingga 55%, tetapi ada masalah penurunan resolusi.
Desain Lubang Transparan Sarang Lebah: Teknologi "Layar Tak Terlihat" V menggunakan susunan lubang transparan heksagonal, yang meningkatkan area transmitansi sekaligus mempertahankan kepadatan piksel. Digabungkan dengan algoritma piksel dinamis, transmitansi dapat mencapai 65% dan mendukung tampilan resolusi 4K.
Teknologi Penyesuaian Piksel Dinamis: Sistem "Clear Sight" Qualcomm dapat secara otomatis menyesuaikan status piksel di area kamera sesuai dengan cahaya sekitar: lapisan emisi dimatikan dan mode transmitansi dihidupkan saat mengambil foto, dan tampilan kembali normal saat tidak mengambil foto. Data pengujian menunjukkan bahwa teknologi ini dapat langsung meningkatkan transmitansi hingga 80%, tetapi memerlukan dukungan chip penggerak kinerja.
Strategi Optimasi Lainnya
Peningkatan Sensitivitas Sensor: Sensor generasi baru seperti IMX989 milik Sony meningkatkan cahaya hingga 30% melalui teknologi penggabungan empat piksel, yang secara tidak langsung mengurangi masalah kurangnya transmisi.
Desain Jalur Optik di Bawah Layar: Teknologi "Jalur Cahaya" OO menggunakan prisma refraksi untuk mengarahkan cahaya ke sensor samping, melewati penghalang layar, mencapai lebih dari 90 transmitansi, tetapi memerlukan desain ulang struktur bodi.
Tren dan Tantangan Masa Depan
Saat ini, transmitansi tertinggi di industri telah melampaui 75%, tetapi masih ada yang perlu dilakukan untuk menyeimbangkan antara kecerahan layar dan transmitansi. Di masa mendatang, penerapan material titik kuantum dan sensor fleksibel dapat lebih meningkatkan kinerja. Namun, biaya dan stabilitas produksi massal tetap menjadi hambatan utama penerapan teknologi.
Peningkatan transmitansi kamera di bawah layar merupakan pencapaian menyeluruh dari desain optik ilmu material dan pengoptimalan algoritma. Dengan iterasi teknologi, ponsel layar penuh diharapkan dapat mencapai lebih dari 90% transmitansi pada tahun 2026, yang benar-benar menghilangkan fragmentasi visual dari "layar berlubang".
0
Kontak
Tinggalkan informasi Anda dan kami akan menghubungi Anda.

Tentang kami

Dukungan

+8618520876676

+8613603070842

Berita

leo@aiusbcam.com

vicky@aiusbcam.com

WhatsApp
WeChat